Senin, 05 November 2012

Teori Organisai Umum (Tugas 1)

PENDAHULUAN

1. Latar Belakang
        Organisasi sudah tidak asing lagi di kehidupan kita. Organisasi ada sejak dahulu, tidak hanya dilingkuhan kepemerintahan, organisasi juga berlaku dikehidupan masyarakat. Organisasi sangat merakyat adanya. Seperti di sekolah maupun di kampus, lingkungan masyarakat, kepemerintahan, bahkan organisasi dunia.
         Dalam tugas ini kita akan membahas tentang pentingnya organisasi, unsur-unsur, ciri-ciri dan macam-macam organisasi. Organisasi mampu membuat kita menjadi lebih terampil. Banyak ilmu yang kita dapat dari sbuah organisasi, karena terjalin komunikasi antar satu sama lain, sehingga melahirkan informasi baru. Organisasi adalah suatu kelompok orang dalam suatu wadah untuk tujuan bersama. Suatu organisasi dikatakan berhasil apabila didalamnya terdapat kerjasama yang baik. Banyak dari organisasi mengalami kegagalan, itu disebabkan karena tidak adanya kerjasama, setiap orang tidak bisa menahan keegoisan mereka sehingga satu tujuan yang telah ditetapkan sebelumnya tidak dapat tercapai. Maka dari itu dalam organisasi sangat dibutuhkan adanya kerjasama.

 2. Tujuan
     Tujuan dari adanya organisasi itu sendiri adalah mampu melatih setiap orang (anggota) agar mampu bersosialisasi di depan umum, mengungkapkan pendapat, dan mampu menjadi pemimpin yang bertanggung jawab. Juga sebagai pemersatu dari banyaknya pendapat atau ide-ide yang ada untuk mencapainya suatu tujuan bersama.

PEMBAHASAN

 ARTI PENTINGNYA ORGANISASI DAN METODE

Pengertian Organisasi
Secara umum, organisasi dapat diartikan sebagai sebuah sistem yang terdiri dari sekelompok individu yang saling bekerja sama dan memiliki suatu pembagian kerja dalam rangka mencapai tujuan yang telah ditetapkan secara struktural dan sistematis.
Menurut para ahli terdapat beberapa pengertian organisasi sebagai berikut.
  • Stoner mengatakan bahwa organisasi adalah suatu pola hubungan-hubungan yang melalui mana orang-orang di bawah pengarahan atasan mengejar tujuan bersama.
  • James D. Mooney mengemukakan bahwa organisasi adalah bentuk setiap perserikatan manusia untuk mencapai tujuan bersama.
  • Chester I. Bernard berpendapat bahwa organisasi adalah merupakan suatu sistem aktivitas kerja sama yang dilakukan oleh dua orang atau lebih.
  • Stephen P. Robbins menyatakan bahwa Organisasi adalah kesatuan (entity) sosial yang dikoordinasikan secara sadar, dengan sebuah batasan yang relatif dapat diidentifikasi, yang bekerja atas dasar yang relatif terus menerus untuk mencapai suatu tujuan bersama atau sekelompok tujuan.
Dengan demikian dari perngertian diatas dapat disimpulkan bahwa dalam sebuah organisasi, terdapat beberapa pola hubungan antara individu yang mempunyai tanggung jawab masing-masing dalam mewujudkan tujuan organisasi.

Pengertian Metode
Metode berasal dari Bahasa Yunani “Methodos’’ yang berarti cara atau jalanyang ditempuh. Sehubungan dengan upaya ilmiah,maka metode menyangkut masalahcara kerja untuk dapat memahami objek yang menjadi sasaran ilmu yang bersangkutan. Fungsi metode berarti sebagai alat untuk mencapai tujuan.
Sebagai contoh, mengajar adalah salah satu tugas utama guru ataupun dosen. Dengan demikian penggunaan dan  penerapan metode pengajaran merupakan salah satu faktor yang penting yang ikut andil dalam kegiatan  belajar mengajar . dan berhasil atau tidaknya metode tersebut dapat dilihat dari tercapai atau tidaknya tujuan yang sudah direncanakan sebelumnya. Metode yang diterapkan setiap guru atau dosen pasti berbeda-beda untuk memikat perhatian anak didik mereka. Maka dari itu disini guru dituntut untuk pandai-pandai dalam memilih metode yang tepat .

CIRI-CIRI UNSUR DAN TEORI ORGANISASI
      1.)    Ciri-ciri organisasi
     Secara sederhana, organisasi adalah suatu kerjasama sekelompok orang untuk mencapai tujuan bersama    yang diinginkan dan mau terlibat dengan peraturan yang ada. Organisasi bisa disebut juga sebagai wadah atau tempat untuk melakukan kegiatan bersama, agar dapat mencapai tujuan yang telah ditetapkan bersama. Adapun ciri-ciri dari organisasi adalah :
      • Adanya komponen ( atasan dan bawahan).
      • Adanya kerja sama (cooperative yang berstruktur dari sekelompok orang.
      • Adanya tujuan.
      • Adanya sasaran.
      • Adanya keterikatan format dan tata tertib yang harus ditaati.
      • Adanya pendelegasian wewenang dan koordinasi tugas-tugas.
      • Adanya komunikasi antar suatu anggota dengan yang lain.

Menurut Berelson dan Steiner(1964:55) sebuah organisasi memiliki ciri-ciri sebagai berikut :

1. Formalitas, merupakan ciri organisasi sosial yang menunjuk kepada adanya perumusan tertulis daripada peratutan-peraturan, ketetapan-ketetapan, prosedur, kebijaksanaan, tujuan, strategi, dan seterusnya.
2. Hierarkhi, merupakan ciri organisasi yang menunjuk pada adanya suatu pola kekuasaan dan wewenang yang berbentuk piramida, artinya ada orang-orang tertentu yang memiliki kedudukan dan kekuasaan serta wewenang yang lebih tinggi daripada anggota biasa pada organisasi tersebut.
3. Besarnya dan Kompleksnya, dalam hal ini pada umumnya organisasi sosial memiliki banyak anggota sehingga hubungan sosial antar anggota adalah tidak langsung (impersonal), gejala ini biasanya dikenal dengan gejala “birokrasi”.
Lamanya (duration), menunjuk pada diri bahwa eksistensi suatu organisasi lebih lama daripada keanggotaan orang-orang dalam organisasi itu.


2.) Unsur-unsur Organisasi
Unsur - Unsur Organisasi :
1. Manusia (Man).
2. Kerjasama.
3. Tujuan Bersama.
4. Peralatan (Equipment).
5. Lingkungan.
6. Kekayaan alam.
7. Kerangka/Konstruksi mental
Secara garis besar organisasi mempunyai tiga unsur yaitu :
1. Manusia.
2. Kerjasama.
3. Tujuan bersama-sama.

Dari ketiga unsur tersebut saling terkait dan mempunyai satu kesatuan. dari berbagai macam teori organisasi yang di kemukakan oleh para ahli tidak ada satu pun yang memiliki kebenaran mutlak. dan antara teori organisasi yang satu dengan yang lain saling melengkapi.

Organisasi juga mempunyai unsur-unsur tertentu, di antaranya :
• Sebagai Wadah Atau Tempat Untuk Bekerja Sama
Organisasi adalah merupakan suatu wadah atau tempat dimana orang-orang dapat bersama untuk mencapai suatu tujuan yang telah ditetapkan tanpa adanya organisasi menjadi saat bagi orang-orang untuk melaksanakan suatu kerja sama, sebab setiap orang tidak mengetahui bagaimana cara bekerja sama tersebut akan dilaksanakan. Pengertian tempat di sini dalam arti yang konkrit, tetapi dalam arti yang abstrak, sehingga dengan demikian tempat sini adalah dalam arti fungsi yaitu menampung atau mewadai keinginan kerja sama beberapa orang untuk mencapai tujuan tertentu. Dalam pengertian umum, maka organisasi dapat berubah wadah sekumpulan orang-orang yang mempunyai tujuan tertentu misalnya organisasi buruh, organisasi wanita, organisasi mahasiswa dan sebagainya.

• Proses kerja sama sedikitnya antar dua orang
Suatu organisasi, selain merupakan tempat kerja sama juga merupakan proses kerja sama sedikitnya antar dua orang. Dalam praktek, jika kerja sama tersebut di lakukan dengan banyak orang, maka organisasi itu di susun harus lebih sempurna dengan kata lain proses kerja sama di lakukan dalam suatu organisasi, mempunyai kemungkinan untuk di laksanakan dengan lebih baik hal ini berarti tanpa suatu organisasi maka proses sama itu hanya bersifat sementara, di mana hubungan antar kerja sama antara pihak-pihak bersangkutan kurang dapat diatur dengan sebaik-baiknya.

• Jelas tugas kedudukannya masing-masing
Dengan adanya organisasi maka tugas dan kedudukan masing-masing orang atau pihak hubungan satu dengan yang lain akan dapat lebih jelas, dengan demikian kesimpulan dobel pekerjaan dan sebagainya akan dapat di hindarkan. Dengan kata lain tanpa orang yang baik mereka akan bingung tentang apa tugas-tugasnya dan bagaimana hubungan antara yang satu dengan yang lain.

• Ada tujuan tertentu
Betapa pentingnya kemampuan mengorganisasi bagi seorang manajer. Suatu perencana yang kurang baik tetapi organisasinya baik akan cenderung lebih baik hasilnya dari pada perencanaan yang baik tetapi organisasi tidak baik.

3.) Teori Organisasi
Teori organisasi Muncul pada abad 19 dilatarbelakangi oleh Revolusi Inggris dan lahirnya perusahaan raksasa di Amerika Serikat. Berikut ini akan dibahas mengenai teori organisasi klasik yang dipelopori oleh max weber,teori neoklasik, dan teori organisasi modern.

Teori organisasi klasik
Mendefinisikan organisasi sebagai struktur hubungan wewenang , tujuan, peranan, kegiatan, komunikasi dan faktor-faktor lain yang terdapat bila orang-orang bekerja bersama.Teori organisasi klasik terdiri atas teori birokrasi, teori administrasi dan teori manajemen ilmiah.
- Teori birokrasi dipelopori oleh max weber, menurut max weber birokrasi mempunyai karakteristik tertentu yaitu:
1.) Pembagian kerja yang jelas
Pembagian kerja atau spesialisasi harus sesuai dengan kemampuan seseorang.
2.) Hierarki wewenang dirumuskan dengan baik
Sentralisasi kekuasaan berdasarkan suatu hierarki dengan pemisahan jelas peringkat atas dan bawah.
3.) Program rasional untuk mencapai tujuan
Seleksi dan promosi personalia didasarkan atas kecakapan teknis, dan pendidikan latihan serta persyaratan lain yang disesuaikan dengan kebutuhan dan pelaksanaan tugas.
4.) Sistem dan prosedur bagi penanganan situasi kerja
Perlu catatan tertulis demi kesinambungan, keseragaman dan transaksi.
5.) Sistem aturan yang mencakup hak-hak dan kewajiaban-kewajiban posisi para pemegang jabatan.
6.) Hubungan antar pribadi bersifat normal
Ada pemisahan antara masalah pribadi dengan masalah formal.


-Teori administrasi
dipelopori oleh Henri Fayol, fayol mengemukakan bahwa kegiatan industri dibagi kedalam kegiatan teknis, komersial, finansial, keamanan, personalia, akuntansi, dan menejerial ( perencanaan, pengorganisasian, pembarian perintah pengkoordinasikan dan pengawasan.Selanjutnya Fayol membahas tantang 14 kaidah / prinsip manajemen yaitu:
1) Pembagian kerja atau spesialisasi meningkatkan produktifitas karena orang memusatkan perhatian pada pekerjaan sesuai dengan keahlian.
2) Wewenang dan tanggung jawab harus ada dalam pelaksanaan kegiatan. Perlu ada rangsangan untuk kegiatan yang dilaksanakan dengan baik dan sanksi bagi pelaksanaan kegiatan yang tidak baik.
3) Harus ada disiplin, yaitu rasa hormat da taat pada peranan da tujuan organisasi.
4) Perlu kesatuan perintah. Bawahan hanya menerima perinyah dan bertanggung jawab pada satu atasan.
5) Perlu adanya kesatuan pengarahan. Organisasi efekti bila para anggota bekerja sama berdasarkan tujuan yang sama.
6) Para anggota organisasi harus mendahulukan kepentingan umum dari pada kepentingan pribadi.
7) Pambayaran balas jasa harus bijaksana, adil, tidak eksploitatif dan memuaskan pihak-pihak.
8) Perlu diatur keseimbangan antara sentralisasi dan desentralisasi.
9) Hubungan antar tugas disusun atas dasar suatu hierarki atas bawah.
10) Harus ada order, aturan, ketertiban dimana ada suatu tamtpat untuk setiap orang yang seharusnya memang tempatnya.
11) Keadilan bagi personalia, persamaan perlakuan dalam organisasi.
12) Perlu kelangsungan, keamanan dan kepastian kerja bagi karyaean.
13) Dalam setiap tugas harus dimungkinkan untuk mengadakan prakarsa atau inisiatif.
14) Harus dalam semangat korps menggalang kekuatan dengan persatuan atau kesetiakawanan, kebanggaan bersama dan merasa memiliki.

-Teori manajemen ilmiah
Menerangkan secara ilmiah metode terbaik untuk melaksanakan tugas / menyeleksi , melatih dan memotivasi pekerja. Manager ilmiah muncul karena langkah tenaga kerja terampil dan adanya kebutuhan untuk meningkatkan produktivitas. Prinsipnya adalah pembagian kerja berdasarkan keterampilan (waktu dan tenaga dapat dihemat bila prinsif pembagian kerja diterapkan dalam produksi), mempelajari kebiasaan kerja pegawai dan menganalisisnya, seleksi pegawai secara ilmiah, kerjasama antara pengawas dan pegawai, pembagian tanggung jawab antara manajemen dan pegawai secara wajar.

Teori neoklasik
Yaitu teori hubungan antar manusiawi yang menekankan pentingnya aspek psikologis dan sosial karyawan.

Teori Organisasi Modern
Teori organisasi modern adalah semua unsur organisasi sebagai satu kesatuan dan saling ketergantungan.
MACAM-MACAM ORGANISASI DARI SEGI TUJUAN
  • Organisasi Niaga            
Organisasi niaga adalah organisasi yang tujuan utamanya mencari keuntungan.

Macam-macam organisasi niaga yaitu:

1. Perseroan Terbatas (PT)

Perseroan Terbatas dahulu disebut Naamloze Vennootschaap (NV), yaitu suatu persekutuan untuk menjalankan usaha yang memiliki modal terdiri dari saham-saham, yang pemiliknya memiliki bagian sebanyak saham yang dimilikinya.

Perubahan kepemilikan perusahaan dapat dilakukan tanpa perlu membubarkan perusahaan. Setiap orang dapat memiliki lebih dari satu saham yang menjadi bukti pemilikan perusahaan. Pemilik saham memiliki tanggung jawab yang terbatas yaitu sebanyak saham yang dimiliki.


Apabila utang perusahaan melebihi kekayaan perusahaan, maka kelebihan utang tersebut tidak menjadi tanggung jawab para pemegang saham. Apabila perusahaan mendapatkan keuntungan maka keuntungan tersebut dibagi sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan.

Perseroan Terbatas ada 3 macam yaitu PT Terbuka, PT Tertutup dan PT Kosong.
Perbedaannya:
PT Terbuka menjual saham kepada masyarakat umum melalu pasar modal (go public) dan setiap orang berhak membeli saham perusahaan tersebut.
PT Tertutup modalnya berasal dari kalangan tertentu saja, misal dari kalangan kerabat atau keluarga dan tidak dijual ke umum.
Sedangkan PT Kosong adalah perseroan terbatas yang tidak memiliki kegiatan apa-apa tetapi telah memiliki izin usaha dan izin lainnya.



2. Persekutuan Komanditer (CV)

Persekutuan Komanditer atau biasa disebut CV (Commanditaire Vennootscap) adalah suatu persekutuan yang didirikan oleh seorang atau beberapa orang yang mempercayakan uang atau barang kepada seorang atau beberapa orang yang menjalankan perusahaan dan bertindak sebagai pemimpin.

Bentuk CV dibagi menjadi 3 yaitu CV Murni, CV Campuran dan CV Bersaham.
CV Murni hanya terdapat satu sekutu komplementer, yang lain merupakan sekutu komanditer.
CV Campuran terbentuk dari suatu firma yang membutuhkan tambahan modal. Dimana sekutu firma tersebut menjadi sekutu komplementer sedangkan sekutu lain menjadi sekutu komanditer.
CV Bersaham adalah CV yang mengeluarkan saham yang tidak dapat diperjualbelikan. Sekutu komplementer maupun komanditer mengambil satu saham atau lebih.

3. Joint Ventura 

Joint Ventura atau Perusahaan Patungan adalah sebuah kesatuan yang dibentuk antara 2 pihak atau lebih untuk menjalankan kegiatan ekonomi bersama. Perusahaan ini umumnya untuk suatu proyek khusus saja dan bisa berupa badan hukum, kemitraan atau struktur resmi lainnya bergantung pada jumlah pertimbangan seperti pertanggungjawaban pajak dan kerugian.


4. Koperasi

Koperasi adalah suatu jenis badan usaha yang beranggotakan orang-orang atau badan hukum yang melandaskan kegiatannya berdasarkan prinsip gerakan ekonomi rakyat yang berasaskan kekeluargaan. Tujuan koperasi adalah mensejahterakan anggotanya (menurut UUD 1945 pasal 33 ayat 1).

Jenis-jenis koperasi antara lain:
a. Koperasi simpan pinjam, yaitu koperasi yang bergerak di bidang simpanan dan pinjaman.
b. Koperasi konsumen, yaitu koperasi yang beranggotakan para konsumen dengan menjalankan kegiatan jual beli barang konsumen.
c. Koperasi produsen, yaitu koperasi yang beranggotakan para pengusaha UKM dengan menjalankan kegiatan pengadaan bahan baku dan penolong untuk anggotanya.
d. Koperasi pemasaran, yaitu koperasi yang menjalankan kegiatan penjualan produk atau jasa koperasi anggotanya.
e. Koperasi jasa, yaitu koperasi yang bergerak di bidang usaha jasa lainnya.

5. Kartel

Kartel adalah kelompok produsen mandiri yang bertujuan menetapkan harga, membatasi suplai dan kompetisi. 

 
  • Organisasi Sosial                    
Adalah perkumpulan sosial yang dibentuk oleh masyarakat, baik yang berbadan hukum maupun yang tidak berbadan hukum, yang berfungsi sebagai sarana partisipasi masyarakat dalam pembangunan bangsa dan negara. Sebagai makhluk yang selalu hidup bersama-sama, manusia membentuk organisasi sosial untuk mencapai tujuan-tujuan tertentu yang tidak dapat mereka capai sendiri. Adapun hakekat lembaga sosial yaitukeberadaan lembaga sosial tidak lepas dari adanya nilai dan norma dalam masyarakat. Di mana nilai merupakan sesuatu yang baik, dicita- citakan, dan dianggap penting oleh masyarakat. Oleh karenanya, untuk mewujudkan nilai sosial, masyarakat menciptakan aturan-aturan yang tegas yang disebut norma sosial. Nilai dan norma inilah yang membatasi setiap perilaku manusia dalam kehidupan bersama. Sekumpulan norma akan membentuk suatu sistem norma. Inilah awalnya lembaga sosial terbentuk. Sekumpulan nilai dan norma yang telah mengalami proses institutionalization menghasilkan lembaga sosial.

-Ciri-ciri Organisasi Sosial yaitu akan dipaparkan sebagai berikut:
Menurut Berelson dan Steiner(1964:55) sebuah organisasi memiliki ciri-ciri sebagai berikut :
1. Formalitas, merupakan ciri organisasi sosial yang menunjuk kepada adanya perumusan tertulis daripada peratutan-peraturan, ketetapan-ketetapan, prosedur, kebijaksanaan, tujuan, strategi, dan seterusnya.
2. Hierarkhi, merupakan ciri organisasi yang menunjuk pada adanya suatu pola kekuasaan dan wewenang yang berbentuk piramida, artinya ada orang-orang tertentu yang memiliki kedudukan dan kekuasaan serta wewenang yang lebih tinggi daripada anggota biasa pada organisasi tersebut.
3. Besarnya dan Kompleksnya, dalam hal ini pada umumnya organisasi sosial memiliki banyak anggota sehingga hubungan sosial antar anggota adalah tidak langsung (impersonal), gejala ini biasanya dikenal dengan gejala “birokrasi”.
4. Lamanya (duration), menunjuk pada diri bahwa eksistensi suatu organisasi lebih lama daripada keanggotaan orang-orang dalam organisasi itu.
Ada juga yang menyatakan bahwa organisasi sosial, memiliki beberapa ciri lain yang behubungan dengan keberadaan organisasi itu. Diantaranya ádalah:
1.                 Rumusan batas-batas operasionalnya(organisasi) jelas. Seperti yang telah dibicarakan diatas, organisasi akan mengutamakan pencapaian tujuan-tujuan berdasarkan keputusan yang telah disepakati bersama. Dalam hal ini, kegiatan operasional sebuah organisasi dibatasi oleh ketetapan yang mengikat berdasarkan kepentingan bersama, sekaligus memenuhi aspirasi anggotanya.
2.                 Memiliki identitas yang jelas. Organisasi akan cepat diakui oleh masyarakat sekelilingnya apabila memiliki identitas yang jelas. Identitas berkaitan dengan informasi mengenai organisasi, tujuan pembentukan organisasi, maupun tempat organisasi itu berdiri, dan lain sebagainya.
3.                 Keanggotaan formal, status dan peran. Pada setiap anggotanya memiliki peran serta tugas masing masing sesuai dengan batasan yang telah disepakati bersama.
Jadi, dari beberapa ciri organisasi yang telah dikemukakan kita akan mudah membedakan yang mana dapat dikatakan organisasi dan yang mana tidak dapat dikatakan sebagai sebuah organisasi.
  • Organisasi Regional dan Internasional
- Organisasi Regional
  
Organisasi Regional adalah organisasi yang luas wilayahnya meliputi beberapa negara tertentu saja.
- Organisasi Internasional
  
Organisasi Internasional adalah organisasi yang anggota-anggotanya meliputi negara di dunia.

Berikut adalah contoh organisasi internasional:
UN = United Nation = PBB (1945)
UNICEF = United Nations International Childrens Emergency Fund (1946), namun namanya diganti setelah thn 1953 menjadi: United Nations Children’s Fund.
UNESCO = the United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (16 November 1945)
UNCHR = United Nations Commission on Human Rights (2006)
UNHCR = Uited Nations High Commissioner for Refugees (14 Desember 1950)
UNDPR = The United Nations Division for Palestinian Rights (2 Desember 1977)
UNSCOP = The United Nations Special Committee on Palestine (May 1947, oleh 11 negara)
WHO = World Health Organization (7 April 1948)
IMF = International Monetary Fund (Juli 1944, 180 negara)
NATO = North Atlantic Treaty Organisation (4 April 1949)

Kesimpulan
     Organisasi adalah sebuah sistem yang terdiri dari sekelompok individu yang saling bekerja sama dan memiliki suatu pembagian kerja dalam rangka mencapai tujuan yang telah ditetapkan secara struktural dan sistematis. Organisasi juga mempunyai ciri-ciri yaitu :
- Adanya komponen ( atasan dan bawahan).
•   - Adanya kerja sama (cooperative yang berstruktur dari sekelompok orang).
•   - Adanya tujuan.
•   - Adanya sasaran.
•   - Adanya keterikatan format dan tata tertib yang harus ditaati.
•   - Adanya pendelegasian wewenang dan koordinasi tugas-tugas.
•   - Adanya komunikasi antar suatu anggota dengan yang lain.
    Dan secara garis besar organisasi mempunyai tiga unsur yaitu :
     1. Manusia.
     2. Kerjasama.
     3. Tujuan bersama-sama.

 SUMBER 
http://www.anneahira.com/pengertian-organisasi.htm
http://id.wikipedia.org/wiki/Organisasi
http://www.scribd.com/doc/24558054/PENGERTIAN-METODE
http://taritahasman.blogspot.com/2011/10/macam-macam-organisasi-dari-segi-tujuan.html

Sabtu, 30 Juni 2012

Pentingnya Sebuah Harapan...

Pengertian Harapan

     Harapan berasal dari kata harap yaitu keinginan supaya sesuatu terjadi atau suatu yang belum terwujud. Harapan dapat diartikan sebagai menginginkan sesuatu yang dipercayai dan dianggap benar dan jujur oleh setiap manusia dan harapan agar dapat dicapai, memerlukan kepercayaan kepada diri sendiri,kepercayaan kepada orang lain dan kepercayaan kepada Tuhan yang Maha Esa. Dengan demikian Harapan dapat dikatakan menyangkut Masa Depan. 



Setiap Manusia pasti mempunyai Harapannya masing-masing. Manusia yang tanpa harapan, berarti manusia itu dapat dikatakan mati dalam hidup karena harapan juga merupakan suatu acuan untuk melangkah ke depan . Harapan tersebut tergantung pada pengetahuan, pengalaman, lingkungan hidup, dan kemampuan masing-masing. Berhasil atau tidaknya suatu Harapan tergantung pada usaha orang yang mempunyai harapan. Agar harapan terwujud, maka perlu usaha yang keras dam sungguh-sungguh. Manusia wajib selalu berdoa. Karena usaha dan Doa merupakan sarana terkabulnya harapan.
Harapan tidak berbeda jauh dengan cita-cita karena cita-cita itu merupakan harapan di masa depan, keduanya mempunyai tujuan untuk masa depan.

Tanpa mempunyai harapan atau cita-cita dalam hidup, kemungkinan besar yang terjadi adalah tidak terarahnya maksud dan tujuan dari karir kita masing-masing, semua dijalankan tanpa memikirkan baik buruk ke depannya karena tidak mempunyai satu tujuan yang benar-benar menjadi patokan. Tetapi terkadang harapan itu tidak selalu dapat kita capai sepenuhnya, karena semua kembali kepada jalan yang telah ditetapkanm Tuhan Yang Maha Esa. Harapan seorang manusia belum tentu sejalan dengan jalan yang ditetapkanNya. Maka dari itu kita hanya dapat berdoa dan berusaha.

Saya mempunyai harapan untuk masuk universitas negeri, tetapi pada kenyataan harapan saya itu tidak tercapai. Tetapi disini saya belajar untuk menyadari bahwa apapun hasilnya, itu adalah jalan yang terbaik yang ditunjukkanNya kepada kita. 

Mengapa demikian?

Karena pada kemudian saya pun mempunyai harapan kembali untuk mendapat nilai atau IP yang maksimal pada semester 1 kemarin, dan pada kenyataannya harapan itu tercapai. Bahkan lebih dari yang sudah saya targetkan.
Mungkin bila difikir-fikir sungguh tidak adil jika kita memperhitungkan perjuangan yang sudah kita jalani, tetapi disini kita harus belajar menjadi menjadi seseorang yang sportif, karena apa yang kita fikir baik untuk kita belum tentu itu adaalah yang terbaik di mata Tuhan.


          Manusia mempunyai harapan masing-masing. Dengan adanya harapan itulah yang menjadi motivasi agar tercapainya impian kita. Harapan setiap manusia pasti ingin menjadi sukses dan hidup bahagia. Untuk menjadi sukses dan hidup bahagia setiap manusia mempunyai jalan yg berbeda untuk mencapainya. Hidup ini tak selama nya lurus seperti apa yang kita harapkan, ada saja liku-liku dalam kehidupan. Satu hal lagi, apabila kita mau mewujudkan harapan itu sesuai dengan kenyataannya kita harus mempunyai rasa suatu kepercayaan di dalam hati kita dan tentunya harus selalu kita bawa dalam doa, karena itu adalah dasar untuk kita mencapai kata sukses.

Jumat, 22 Juni 2012

Manusia dan Kegelisahan


PENGERTIAN KEGELISAHAN
Kegelisahan berasal dari kata gelisah, yang berarti tidak tenteram hatinya, selalu merasa khawatir, tidak tenang, tidak sabar, cemas. Sehingga kegelisahan menipakan hal yang menggambarkan seseorang tidak tentram hati maupun perbuatannya, merasa khawatir, tidak tenang dalam tingkah lakunya, tidak sabar ataupun dalam kecemasan.


Sedangkan menurut saya sendiri kegelisahan adalah suatu perasaan tidak tenang yang merupakan akibat dari rasa terbeban karena suatu masalah yang sulit ditemukan solusi atau jalan keluarnya.

Kegelisahan merupakan salah satu ekspresi kecemasan. Karena itu dalam pengertian sehari-hari kegelisahan juga diartikan kecemasan, kekhawatiran ataupun ketakutan. 






Sigmund Freud ahli psikoanalisa berpendapat bahwa ada tiga macam kecemasan yang menimpa manusia yaitu:

v  Kecemasan kenyataan (obyektif)
Kecemasan tentang kenyataan adalah suatu pengalaman perasaan sebagai akibat pengamatan atau suatu bahaya dalam dunia luar.
v  Kecemasan neorotik
Kecemasan ini timbul karena pengamatan tentang bahaya dari naluriah.
v  Kecemasan moril
Kecemasan moril disebabkan karena pribadi seseorang.

Setiap orang pasti pernah mengalami rasa gelisah, kegelisahan tiap orang juga berbeda-beda. Misalnya kegelisahan seorang pelajar biasanya dikarenakan masalah nilai atau yang berhubungan dengan pendidikan, sedangkan kegelisahan orangtua biasanya karena pekerjaan mereka dan biaya untuk kebutuhan hidup keluarganya.
 Kata kegelisahan sering disebut dengan kata lain oleh anak muda jaman sekarang, mereka biasa menyebutnya dengan kata “galau”, dan biasanya itu disebabkan karena masalah percintaan mereka. Tetapi terkadang sebagian dari anak muda saat ini suka berlebihan dalam mengekspresikan rasa kegelisahan atau yang mereka sebut dengan “galau” itu. Sebagian dari mereka suka membawa kegelisahan itu berlarut-larut sampai masalah pendidikan terabaikan. Mengapa saya sebut berlebihan? Karena menurut saya untuk usia mereka seharusnya masalah percintaan itu adalah masalah terakhir setelah masalah masa depan mereka teratasi, bukan malah mengutamakan masalah percintaan mereka.
Kasus lain kegelisahan masyarakat yang baru-baru ini kita hadapi salah satunya adalah kegelisahan akan kenaikan bahan bakar minyak (BBM). Seperti yang kita tahu beberapa waktu yang lalu isu kenaikan bbm sangat menyita perhatian masyarakat. Isu tersebut sangat membuat masyarakat khawatir apabila benar-benar kenaikan bbm diadakan, banyak masyarakat yang merasa keberatan sampai melakukan aksi demonstrasi dimana-mana. Mereka merasa gelisah dan takut karena dengan kenaikan bbm tersebut akan sangat mempengaruhi keadaan ekonomi dan biaya hidup mereka. Terkadang saat seseorang merasa gelisah dan cemas, mereka suka bertindak tanpa melihat akibat ke depannya. Padahal dengan mereka bertindak seperti itu justru akan mebuat masalah semakin runyam. Karena dalam keadaan mereka seperti itu, fikiran atau otak mereka sedang dalam keadaan tidak tenang dan sulit untuk mendapatkan solusi yang baik.
Maka dari itu menurut saya apabila kita terjebak dalam kegelisahan akan suatu masalah,   sebaiknya kita bisa mengontrol diri dan emosi kita untuk tidak gegabah dalam mengambil keputusan. Bersikaplah dengan tenang, karena dengan bersikap tenang maka secara otomatis fikiran atau otak kita juga dalam keadaan tenang hingga kegelisahan atau kecemasan yang ada dalam diri kita hilang. Jika keadaan kita sudah tenang maka kita akan mendapatkan jalan keluar atau solusi yang baik sehingga kita dapat memecahkan masalah yang kita alami dengan baik dan lancar.


Kamis, 24 Mei 2012

"Bersakit-sakit dahulu, bersenang-senang kemudian"

     Setiap manusia memang tidak pernah lepas dari tanggung jawabnya masing-masing. Selain memperoleh hak, manusia juga harus menjalankan kewajibannya. Hak dan kewajiban itu harus seimbang adanya. Setiap orang mempunyai tanggung jawabnya masing-masing. Misalnya sebagai seorang anak, mereka mempunyai kewajiban untuk membantu orangtua dalam pekerjaan rumah selain itu sebagai seorang pelajar anak itu mempunyai kewajiban untuk belajar dan memperoleh prestasi yang bagus. Sedangkan sebagai orangtua, mereka mempunyai tanggung jawabnya sendiri yaitu mencari nafkah untuk kelangsungan hidup keluarga mereka, selain itu mereka juga mempunyai tanggung jawab untuk menjaga dan melindungi anak mereka. Setiap anggota keluarga memang mempunyai tanggung jawab mereka masing-masing, tetapi sebagai sebagai sebuah keluarga haruslah saling membantu dan melengkapi satu sama lain agar tercapainya keluarga yang harmonis.

     Pada tulisan kali ini saya akan membahas tentang tanggung jawab sebagai seorang mahasiswa. Seperti yang kita tahu mahasiswa tidak pernah lepas dari tanggung jawabnya untuk selalu terus belajar, jika kita sudah berada dalam satu universitas itu berarti kita sudah siap dengan tanggung jawab kita sebagai mahasiswa untuk belajar, mengerjakan tugas-tugas yang diberikan, dan mengikuti jadwal yang sudah ditetapkan. Tanggung jawab inilah yang sering diabaikan oleh sebagian mahasiswa. Tidak masuk saat jam kuliah yang sudah ditetapkan atau yang dikenal dengan istilah “cabut” sudah tidak asing lagi kita dengar bahkan kita lihat sebagai seorang mahasiswa. Istilah ini sering dilakukan oleh sebagian mahasiswa, padahal dengan mereka tidak hadir dalam satu kali pertemuan saja mereka sudah melewati beberapa materi dan lebih lagi apabila itu dilakukan berulang-ulang. Itulah yang sangat disayangkan, karena sertiap orang tua telah mebiayai anak-anak mereka tentunya dengan kerja keras. Tetapi kadang seorang anak tidak bisa memahami hal tersebut. Sebagai orangtua mereka membiayai anak mereka untuk dapat kuliah tentunya dengan harapan bahwa anak mereka dapat belajar dengan baik dan dapat berhasil yaitu dengan mendapatkan pekerjaan yang memuaskan. Tetapi sekarang banyak mahasiswa yang kurang peka akan hal tersebut, kebanyakan dari mereka baru menyadari  perbuatan mereka itu atau menyesalinya setelah mereka menghadapi jalan buntu.

     Maka dari itu sebelum kita menghadapi jalan  buntu tersebut marilah kita sebagai mahasiswa mulai menyadari betapa pentingnya pendidikan kita untuk mencapai masa depan yang cerah dan tentunya untuk membahagiakan orangtua kita dan membalas perjuangan mereka. Apa salahnya jika kita bersusah-susah dahulu tetapi suatu saat kita akan memperoleh imabalannya yaitu hidup yang sukses dan bahagia. Seperti kata pepatah “Berakit-rakit dahulu, berenang-renang kemudian. Bersakit-sakit dahulu, bersenang-senang kemudian."

Rabu, 09 Mei 2012

Manusia dan Pandangan Hidup


Pengertian Pandangan hidup

Pandangan hidup itu adalah pendapat  ataupun pertimbangan yang dijadikan untuk pegangan, pedoman, arahan atau petujuk hidup di dunia agar dapat menjalani hidup yang lebih baik lagi dengan adanya pandangan hidup tersebut. Pendapat atau pertimbangan merupakan hasil pemikiran manusia itu sendiri yang berdasarkan pengalaman hidup atau sejarah menurut waktu dan tempat hidupnya. 

Semua manusia pasti mempunyai suatu pandangan hidupnya sendiri dan kemungkinan berbeda antara yang satu dengan yang lainnya. Dan banyak orang yang pandangan hidupnya sangat bertentangan dengan pandangan hidup orang lainnya, itulah yang sering memicu perdebatan diantara umat manusia saat ini.
Seperti yang kita tahu saat ini banyak sekali bermunculan pandangan-pandangan hidup yang beragam. Banyak orang yang mulai menganggap dirinya adalah yang paling benar, mereka mulai memunculkan ajaran-ajaran baru dan mereka mulai mengajarkan ajaran-ajaran dari pemikiran mereka kepada orang-orang banyak dan ketika mereka merasa ada ajaran-ajaran yang tidak mereka sukai mulai bermunculan maka mereka akan membenci dan malah ingin memusnahkan orang-orang yang membuat ajaran tersebut. Itulah yang mebuat banyaknya muncul teroris-teroris dan orang-orang pintar di lingkungan kita atau yang biasa disebut dengan “dukun”. Menurut saya dukun adalah salah satu contoh orang yang memunculkan ajaran-ajaran baru dan merasa diri mereka adalah yang paling benar.
Mengapa masih banyak orang yang percaya akan dukun? Menurut saya itu semua terjadi karena dimulai dari keyakinan dan iman orang-orang yang tidak kuat. Keyakinan dan iman adalah salah satu faktor yang sangat mempengaruhi. Untuk itu kita sebagai makhluk hidup yang beragama, sebaiknya marilah kita mulai memperkuat keyakinan dan iman kita masing-masing. Jika kita mempunyai iman dan keyakinan yang kuat, kita tidak akan mudah terpengaruh dengan ajaran-ajaran lain yang orang lain tawarkan, karena kita sudah mempunyai dan berpegang keyakinan kita sendiri. Tetapi sebaliknya, apabila keyakinan dan iman kita lemah, maka apapun ajaran-ajaran yang ditawarkan pada kita akan dengan mudah kita percaya begitu saja tanpa kita fikirkan matang-matang terlebih dahulu.
Memiliki pandangan hidup yang baik adalah penting adanya, karena dengan begitu kita dapat mencapai tujuan dan cita-cita dengan baik pula. Tentunya itu semua didukung dengan  adanya  pengenalan dan pengertian kita akan pandangan hidup yang baik. Bila dalam bernegara kita berpandangan pada pancasila, maka kita harus mengenal dan mengerti pancasila dengan baik. Begitu juga pandangan hidup kita akan agama. Kita mempunyai agama masing-masing, maka kita harus mengenal dan mengerti akan ajaran agama kita masing-masing. Setelah kita mengerti maka kita dapat menghayati nilai-nilai  yang terkandung didalamnya dan pada akhirnya kita dapat meyakininya dan berpegang teguh pada pandangan hidup kita sendiri.

SUMBER :

Sabtu, 05 Mei 2012

Membuat database


Langkah pertama membuat database dengan nama “PERPUS” klik pada tab “SQL” kemudian  ketikkan perintah seperti berikut :
Lalu klik “Go” dan dengan otomatis database dengan nama perpus akan bertambah di home
Kemudian untuk membuat tabel, tuliskan perintah seperti berikut pada database perpus
Lalu klik “Go” , jika sudah tidak ada kesalahan maka tampilannya akan seperti berikut
Untuk memasukkan data pada tabel gunakan perintah “insert into” seperti berikut
Kemudian klik “Go”
Secara otomatis data akan bertambah pada tabel anggota yang telah dibuat

Dalam tabel ini akan dimasukkan 5 data, lakukan perintah seperti di atas secara berulang dengan isi data yang berbeda-beda







Untuk melihat tabel dan isinya klik “anggota” kemudian tampilannya akan seperti berikut







Kemudian jika kita ingin mengubah sebuah data gunakan periuntah “update”
Pada tabel ini id_anggota “001” akan diubah menjadi “A001”, ketikkan perintah seperti berikut
Kemudian klik “Go” , maka secara otomatis id_anggota 001 akan berubah menjadi A001 seperti pada gambar berikut